Tips-dan-Trik-Cara-Memelihara-Ikan-Koi-Agar-Tidak-Mati

Tips dan Trik Cara Memelihara Ikan Koi Agar Tidak Mati

Posted on

Hal yang paling ditakutkan saat memelihara ikan koi adalah kematian ikan koi dalam jumlah banyak dalam waktu yang terbilang cepat. Masalah kematian ikan koi ini menjadi salah satu masalah yang sering dialami pembudidaya atau pemelihara ikan koi.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan ikan koi jadi cepat mati dan biasanya terjadi karena virus herpes pada ikan koi yakni KHV. Virus ini bisa membunuh ikan koi dan bisa menular dengan cepat antara satu ikan dengan ikan koi lainnya.

Akan tetapi, sebelum memastikan kematian ikan dikarenakan virus KHV, ada baiknya jika anda memeriksa beberapa hal terlebih dulu untuk mencari penyebab ikan koi sakit lalu mati tersebut.

Pada umumnya, penyakit ikan koi ini bisa menjangkiti beberapa ikan baru yang belum atau sudah dikarantina, selain itu mutu air atau pH, suhu serta beberapa racun lainnya, ikan yang terlalu padat juga memiliki pengaruh terhadap kematian koi.

Supaya bisa terhindar dari masalah ini, maka anda harus mengetahui dengan benar cara memelihara ikan koi agar tidak mati yang akan kami ulas dibawah ini.

Perhatikan Gejala Penyakit Koi

Kematian ikan koi bisa terjadi karena penyakit yang diderita ikan koi. Untuk itu, and abisa mendeteksi penyakit tersebut dengan mengamati tanda gejala awal yang terjadi sehingga bisa diatasi dengan cepat.

Tanda-tanda awal dari ikan koi yang skit adalah hilangnya nafsu makan, ikan koi terlihat malas, pergerakan nafas serta insang terlihat lebih cepat serta lebih senang diam di dasar kolam.

Pada gejala awal ini, produksi lendir pada ikan akan semakin banyak serta lendir juga keluar dari bagian insang dan melekat disitu. Selain itu, tanda ikan koi sakit juga bisa terlihat pada tekstur kasar seperti berpasir yang terjadi pada pangkal ekor, dada dan perut bagian bawahnya.

Hindari Pemicu Penyakit Koi

Anda sebagai pemelihara ikan koi juga harus menghindari beberapa pemicu yang menjadi penyebab ikan koi terserang penyakit. Ada banyak tipe bakteri yang bisa menyerang ikan koi seperti asalmonicida, hidrophila, aeromonas, acavide dan juga flavobacterium psychophila.

Untuk mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan beberapa bakteri tersebut, bisa dilakukan dengan menambahkan garam ikan kedalam air sehingga bisa mencegah secondary diseases.

Tanda yang ditunjukkan oleh ikan koi yang sedang sakit hanya berlangsung saat ikan sedang terinfeksi dan bisa terlihat lebih mencolok pada suhu antara 18 sampai 26 derajat celcius.

Manipulasi Air

Menaikkan suhu air sampai diatas 26 derajat celcius adalah langkah yang bagus untuk menghindari kematian ikan koi setelah itu suhu bisa diturunkan secara bertahap. Di beberapa negara seperti Israel, beberapa petani ikan koi menambahkan kekebalan ikan koi dengan cara memanipulasi suhu air yang disebut dengan naturally immune fish dan ini membuktikan penurunan kematian ikan koi dari ynag tadinya 80 persen menjadi hanya 5 persen saja.

Gunakan Ukuran Akuarium Yang Tepat

Apabila anda memeilihara ikan koi di dalam media akuarium, maka pemilihan ukuran akuarium menjadi hal penting yang harus anda pikirkan. Ukuran akuarium harus sesuai dengan banyaknya ikan koi yang akan dipelihara dalam akuarium tersebut.

Memilih Bibit Ikan Koi

Memelihara ikan koi di kolam ataupun di akuarium tetap harus memperhatikan dari sisi pemilihan bibit ikan koi yang baik. Pemilihan bibit ikan koi memang bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan akan tetapi bisa tetap terlihat dari fisik ikan koi yang akan anda beli. Bibit ikan koi berkualitas akan memastikan pertumbuhan ikan koi tidak akan terganggu dan menghindari ikan koi terjangkit penyakit lalu mati dengan cepat.

Jangan Pakai Kolam Ikan Baru

Kolam ikan yang masih baru atau baru saja selesai dibuat tidak baik digunakan sebagai media memelihara ikan koi. Dalam kolam baru masih banyak kandungan racun serta semen dan cat yang sangat berbahay untuk ikan koi dan bisa menyebabkan ikan koi mati. Sedangkan untuk air ledeng yang mengandung kaporit juga berbahay untuk ikan koi sebab menjadi zat yang beracun untuik ikan hias ini.

Cara memelihara ikan koi agar tidak mati bisa anda lakukan dengan memakai kolam ikan yang masih baru sesudah 1 sampai 2 minggu dari hari selesai dibuat. Diamkan air ledeng di dalam kolam ikan tersebut selama beberapa hari serta airasi yang rutin seperti memakai filter berkualitas atau menyediakn pompa udara di dalam kolam ikan.

Jaga Kadar Oksigen Dalam Kolam

Kualitas oksigen juga berperan penting dalam pertumbuhan ikan koi. Apabila kualitas oksigen berkurang, maka mengakibatkan ikan koi lebih sering muncul ke permukaan untuk mengambil oksigen tambahan yang tidak bisa didapat dari air. Jika keadaan ini dibiarkan dan tidak cepat ditangani, maka ikan koi akan mati perlahan karena lemas.

Oleh karena itu, sediakan beberapa pompa air dan rawat serta perbaiki filter kolam ikan koi sehingga selalu terjaga kinerjanya dan bisa menghasilkan kadar oksigen cukup untuk ikan koi.

Perhatikan Ikan Koi Baru

Penyebab ikan koi jadi mudah mati selanjutnya adalah karena tambahan ikan koi baru yang akan sangat mempengaruhi ikan koi yang sudah lebih dulu menghuni kolam. Ini akan membuat ikan koi stress dan bisa melompat keluar dari kolam.

Akan lebih baik, sebelum anda menambahkan ikan koi baru ke dalam kolam, karantina terlebih dahulu ikan koi baru tersebut di kolam lain atau menggunakan bak penampungan dengan airasi yang cukup. Selain itu, tambahkan air dari kolam yang lama supaya ikan bisa beradaptasi dan tidak stress dan tambahkan juga garam ikan supaya ikan bisa lebih tenang.

Hindari Pestisida Dalam Air

Apabila kolam ikan koi yang anda miliki dialiri oleh air dari selokan, maka bisa menyebabkan pestisida ikut masuk ke dalam kolam ikan koi tersebut. Selain itu, air hujan yang turun melalui genting juga akan membuat pestisida ikut masuk ke kolam ikan.

Pestisida juga bisa masuk ke dalam kola melalui beberapa peralatan kolam ikan koi, pakan koi dan juga tangan manusia. Agar ikan koi tidak cepat mati, pastikan tidak ada akses masuknya pestisida ke dalam kolam ikan koi yang anda miliki.

Hindari Parasit Ikan Koi

Ikan koi juga bisa terserang penyakit seperti kutu air atau kutu jangkar. Salah satu parasit ikan koi ini akan menyebabkan ikan koi mati secara perlahan. Untuk pencegahannya, pastikan ikan koi tidak memiliki luka di sekujur tubuhnya sebab ini bisa menimbulkan infeksi yang semakin lama akan menjalar dan menimbulkan kematian pada ikan koi.

Hindari Serangan Predator

Cara memelihara ikan koi agar tidak mati berikutnya adalah memastikan tidak ada predator di sekitar kolam ikan atau akuarium ikan koi. Predator ikan koi sendiri juga cukup banyak seperti ular, burung, kucing, tikus, lingsang dan sebagainya.

Untuk itu, pastikan lingkungan sekitar kolam ikan koi aman terlindungi dari berbagai predator berbahaya tersebut, dengan cara membuat pagar tinggi di sekeliling kolam ikan koi dan beberapa cara lainnya.