Jual Ikan Koi Tancho Kujaku

Ikan koi (Cyprinus caprio) adalah salah satu spesies ikan mas yang berasal dari perkawinan silang berbagai spesies ikan mas. Ikan koi telah populer di Indonesia sejak tahun 1960. Saat itu, Presiden Soekarno dihadiahi berbagai jenis ikan koi oleh para pemimpin negara Tiongkok. Kemudian Presiden Soekarno memberikan ikan koi kepada para pembudidaya ikan di wilayah Batu Jawa Timur untuk dibudidayakan. Bibit ini menjadi cikal bakal perkembangan ikan koi lokal. Jual Ikan Koi Tancho Kujaku

Jual Ikan Koi Tancho KujakuPerkembangan ikan koi lokal semakin meningkat, khususnya di Blitar, Jawa Timur. Ikan Koi lokal mengalami peningkatan kualitas dari waktu ke waktu. Pangsa pasar semakin terbuka bagi pembudidaya ikan koi karena harga ikan koi impor yang semakin mahal. Ikan koi lokal memiliki keunggulan karena mampu bersaing harga.

Dari sekian banyak jenis ikan koi terutama jenis koi tancho yang sangat banyak variasinya,kali ini admin juga ingin membahas lebih dalam mengenai Ikan Koi jenis Tancho Kujaku. Jual Ikan Koi Tancho Kujaku

Tancho Kujaku adalah jenis ikan koi yang memang masih mirip dengan dengan jenis ikan Koi Tancho Kohaku atau Tancho jenis lain, namun akan tetapi untuk jenis Tancho Kujaku ini seperti mempunyai titik-titik berwarna hitam yang berada di bagian warna putih di tubuhnya. Pada bagian Sirip juga terdapat sejumlah titik hitam yang dominan juga merata di sekujur tubuh bagian atas dan samping. Sementara pada bagian perut bawahnya tetap putih susu. Soal harga, jenis koi ini berkisar Rp. 700.000/ ekor,untuk ukuran antara 32-37 cm

Maka,dari itu di sela-sela artikel ini admin akan menyuguhkan juga tentang bagaimana cara merawat dan memelihara ikan koi,khusus nya jenis Tancho Kujaku.

Gimana, tertarik beternak ikan koi yang bagus seperti yang saya katakan tadi? Jika anda tertarik, yuk simak ulasan tentang budidaya ikan koi ini.

Jika anda tertarik dengan peluang usaha yang muncul dari usaha ikan hias ini maka penulis memberikan informasi lengkap tentang cara budidaya ikan koi secara utuh, serta analisa usahanya.

Cara Budidaya Ikan Koi

  1. Pemilihan orang tua

Induk merupakan salah satu hal yang penting dalam budidaya ikan koi. Sebagai tip, pembudidaya ikan koi yang berkualitas juga akan menghasilkan keturunan yang berkualitas tinggi di sini. Masalahnya, tidak mudah mendapatkan kaldu ikan koi yang berkualitas baik.

Jika Anda kesulitan kawin sendiri, Anda bisa meminjam ikan koi orang lain yang kualitasnya lebih unggul dari ikan koi yang Anda miliki.

Kerja sama ini akan saling menguntungkan kedua belah pihak. Mereka diuntungkan dari sisi pemburu ikan karena ikan akan berhasil dipasangkan dengan ikan unggulan, sedangkan mereka diuntungkan dari sisi pembudidaya karena akan mendapatkan pembudidaya ikan yang berkualitas.

Tips membedakan ikan koi sehat dan tidak sehat:

Berusia lebih dari 2 tahun.

Jenis ikan yang dipelihara memiliki jenis yang sama.

Memiliki bentuk tubuh yang ideal dengan lekukan yang menyerupai torpedo jika dilihat dari atas.

Memiliki gaya renang yang tenang dan seimbang (tidak lambat maupun cepat)

Ini memiliki warna kontras yang cerah dan mengkilap.

Memiliki gerakan yang lincah

Induk jantan dan betina siap kawin

Perlu diperhatikan bahwa indukan betina dan jantan harus dipelihara di kolam yang berbeda. Tujuan pemisahan ini adalah agar pada saat kawin, ikan yang menetas tidak perlu melalui proses puasa untuk dapat kawin lagi.

  1. Mengenal ikan jantan dan betina

Salah satu cara untuk mengetahui ikan jantan dan betina adalah dengan:

Dengan melihat bentuk fisiknya. Ikan jantan memiliki tubuh yang langsing jika dilihat dari atas. Sedangkan ikan betina memiliki bentuk perut yang lebih besar dari punggung atas.

Dengan merasakan pipi ikan. Koi jantan memiliki tekstur yang kasar di pipinya dan koi betina memiliki pipi dengan tekstur yang lebih halus. Pemeriksaan pipi ini bisa dilakukan saat ikan koi berumur 7-8 bulan.

Pilihan lainnya adalah dengan menekan bagian bawah anus ikan. Koi jantan melepaskan sperma putih dan kental saat ditekan. Sedangkan saat didorong, koi betina mengeluarkan kotoran berwarna kuning dengan tekstur yang kasar.

Cara selanjutnya adalah dengan merasakan tekstur sirip ikan. Koi jantan memiliki struktur sirip yang kasar dan berpasir. Sedangkan koi betina memiliki struktur sirip yang lebih halus dan lembut.

Tentunya tekstur koi jantan lebih kasar terutama pada bagian sisi kepalanya. Ini terkait dengan perilaku Koi sebagai

Pejuang dengan pria lain mendominasi tempat kekuasaan mereka atau memperjuangkan wanita. Tekstur koi betina memiliki tekstur yang lebih lembut.

  1. Siapkan kolam

Ada beberapa jenis kolam ikan yang bisa digunakan untuk membudidayakan ikan koi ini. Contohnya seperti bak tanah, bak terpal, bak beton, bak pembersih bahkan di dalam akuarium. Karena proses perawatannya relatif sederhana.

Ikuti tips berikut untuk hasil yang maksimal:

Sebaiknya gunakan kolam yang diplester di tempat yang cukup terpapar sinar matahari.

Memiliki saluran air yang menjaga pemerataan air.

Saluran air tersebut dilengkapi dengan filter halus untuk melindungi ikan Koi agar tidak hanyut bersama air yang mengalir.

Bak air yang direkomendasikan sebaiknya berukuran sekitar 3-6 meter dengan kedalaman 60 cm dan tinggi air 40 cm.

Kolam yang dibangun dibiarkan mengering seluruhnya selama beberapa hari sebelum diisi air untuk melindungi kolam dari bahan kimia yang ada di semen.

Harga Ikan Koi Tancho Kujaku

   Panjang    Harga
5 – 10 cm 3 – 10 Ribu Rupiah
10 – 15 cm 15 – 30 Ribu Rupiah
15 – 20 cm 40 – 70 Ribu Rupiah
20 – 25 cm 70 – 150 Ribu Rupiah
25 – 30 cm 150 – 300 Ribu Rupiah
30 – 35 cm 300 – 500 Ribu Rupiah
35 – 40 cm 500 – 1 Jt Rupiah
40 – 45 cm 700 – 2 Jt Rupiah

 

Jual Ikan Koi Tancho Kujaku

Kami menjual koi dengan harga yang cukup murah. Untuk pengiriman ke berbagai kota di pulau jawa dan Seluruh Nusantara. Kami melakukan pengiriman dengan kereta api, bus, atau perjalanan. Kami sangat berpengalaman dalam pengemasan dan pengiriman ke seluruh Indonesia menggunakan sistem port-to-port (dari bandara ke bandara tujuan).

Bibit ikan koi atau ikan koi berukuran besar dikemas dalam kotak polistiren tahan panas demi keselamatan ikan, sehingga benih dapat bertahan hingga 18 jam. 

 

Lalu Setelah kolam mengering bisa diisi air. Sebaiknya air diendapkan selama 24 jam sebelum diisi dengan ikan tetas.

Jangan lupa siapkan kakaban sebagai wadah telur ikannya juga ya.

Juga Pelajari: 8 Cara Menguntungkan Menumbuhkan Ikan Mas (Panduan Umum)

  1. Proses pemijahan Ikan Koi

Dalam hal pemijahan, ada beberapa tip yang dapat diikuti sebelum fase pemijahan dimulai:

Untuk meminimalisir kegagalan, sebaiknya disediakan lebih dari satu jantan agar jantan dapat segera diganti dalam kondisi tidak sehat.

Setelah semua persiapan dilakukan, waktu untuk membawa induk betina ke kolam pemijahan adalah sekitar jam 4 sore.

Kemudian tunggu 3-5 jam, barulah proses masuk induk jantan ke dalam kolam bisa dilanjutkan. Proses pemijahan paling baik dilakukan pada tengah malam.

Saat memijah ikan koi, Anda bisa mempelajari tingkah laku kedua spesies ikan tersebut di dalam kolam. Tingkah ikan betina terlihat berkeliling kolam sedangkan ikan jantan mengikuti dari belakang sesekali mengikatkan badan pada betina.

Berikut tips pemijahan ikan koi yang bisa diikuti:

Proses pertama dimana ikan betina melepaskan telur dan ikan jantan melepaskan sperma. Telur yang telah dibuahi menempel pada kakaban atau tanaman air pada pagi hari saat kawin selesai.

Kemudian segera pisahkan kedua induk tersebut dari kolam pemijahan agar telurnya tidak bisa dimakan oleh induknya sendiri.

Saat larva menetas, pastikan suhu air sudah sesuai dengan suhu. Karena bila suhu terlalu dingin, larva membutuhkan waktu lebih lama untuk menetas. dan jika suhu terlalu panas, larva menetas terlalu cepat dan bisa membusuk.

Telur menetas dalam waktu sekitar 48 jam. Setiap larva yang baru menetas memiliki cadangan makanan untuk bertahan hidup minimal 3-5 hari. Lebih baik tidak memberi makan larva segera setelah menetas.