Jual Ikan Koi Shusui Yamaju

Jual Ikan Koi Shusui Yamaju. Hubungi Langsung WA  628113035003 . Melayani Partai dan Eceran Kirim Seluruh Indonesia.

Ikan koi yang hidup dan berwarna-warni ini paling sering dipelihara di kolam. Perawatan koi tidak terlalu sulit, siapapun bisa melakukannya selama mereka mau. Koi sendiri bisa tumbuh hingga tiga kaki, meski koi rumahan umumnya tidak setinggi itu. Jual Ikan Koi Shusui Yamaju

Dengan perawatan yang tepat, hewan ini dapat hidup hingga 50 tahun dan mentolerir berbagai suhu. Koi umumnya adalah ikan yang damai, tetapi mereka bisa memakan ikan kecil dan lambat. Ikan Jepang ini sangat pintar. Mereka dapat mengenali pemiliknya dan bahkan ingin makan langsung dari tangan pemiliknya.

Jual Ikan Koi Shusui YamajuKali ini admin akan mengajak anda semua untuk sama-sama mengulas tentang salah satu jenis ikan koi yang cukup dibilang unik,meskipun sebenarnya secara sekilas jenis ini hampir sama dengan kerabat dekatnya.

Kali ini admin akan membahas tentang jenis Ikan Koi Shusui Yamaju,yang mana jenis ini mempunyai bentuk body dan juga lebar tubuh yang bisa dibilang antik, unik dan elegan.

Bahkan di sebuah forum ikan koi di Jepang saja ada audiens yang menyampaikan jika ikan koi Shusui Yamaju ini sangat mirip seperti bahan keramik atau porselen yan. Ukuran tubuhnya sangat gempal dan gendut lucu. Pada bagian punggungnya terdapat corak rusuk menjari yang indah. Per ekornya, ikan ini seharga Rp. 600.000. Jual Ikan Koi Shusui Yamaju

Memelihara ikan Koi di akuarium

Seperti yang sudah disebutkan di atas, ikan Koi idealnya dipelihara di kolam. Namun bagaimana jika Anda ingin memelihara koi di akuarium? Ada beberapa hal yang perlu Anda pahami sebelum melakukannya. Mari kita simak bersama. 

Siapkan akuarium

– Ikan koi tumbuh dengan cepat dan menjadi sangat besar. Jaga koi dewasa di kolam terbuka sedalam minimal 1 meter dengan volume air minimal 200 liter per ekor.

– Koi yang masih kecil atau muda bisa dipelihara di akuarium dengan volume minimal 100 liter.

– Siapkan akuarium Koi di tempat yang tenang yang tidak terkena sinar matahari langsung.

– Tutup akuarium untuk mencegah penguapan dan percikan air serta untuk mencegah ikan melompat keluar.

– Untuk membawa Koi baru ke dalam akuarium, arahkan kantong plastik di atas air akuarium selama 10 hingga 20 menit agar dapat beradaptasi dengan suhu air yang baru.

 

– Jika Anda ingin menambahkan koi baru ke kawanan koi yang ada di akuarium atau kolam, karantina ikan baru di bak air terpisah selama 2 hingga 4 minggu untuk memastikan bahwa mereka sehat dan tidak terkena kuman.

– Gunakan sekop saat keluar dari bak karantina ke akuarium agar air lama tidak bercampur dengan air baru.

– Jangan menambahkan lebih dari 3 Koi baru sekaligus terlepas dari apakah mereka disimpan di dalam atau di luar ruangan. 

Saring

– Filtrasi yang baik sangat penting untuk menyaring kotoran. Sesuaikan kekuatan filter dengan ukuran akuarium.

– Filter atas dapat digunakan untuk membuat aliran air dari atas, meningkatkan kadar oksigen dan membuat gelembung dan aliran air. Masukkan media filter baik yang terbuat dari kapas, bioball, zeolit ​​dan lain-lain ke dalam kotak filter. Anda juga bisa menambahkan aerator untuk memberikan oksigen ekstra. 

Panas dan ringan

– Koi luar ruangan cukup kuat untuk berhibernasi di musim dingin bahkan pada suhu rendah, selama kolam tidak sepenuhnya membeku (tidak ada es padat yang dapat bertahan).

– Kolam koi Anda harus sebagian teduh dan sebagian terkena sinar matahari pagi.

– Koi dalam ruangan lebih menyukai suhu air antara 18 dan 23 derajat Celcius.

– Pasang lampu di akuarium dalam ruangan untuk menerangi mereka 8 hingga 12 jam sehari (gunakan siklus siang dan malam).

Tanda-tanda ikan Koi sakit

Ikan koi dapat menunjukkan tanda-tanda penyakit yang jelas, termasuk

Pola renang yang tidak biasa

Nafsu makan kurus atau berkurang

Pembengkakan perut

Kulit atau sirip yang meradang atau berubah warna

Siripnya miring di sisi tubuh

Menggaruk tubuhnya ke batu atau dekorasi

Hal-hal yang dibutuhkan untuk perawatan ikan Koi:

Ikan koi cepat menjadi ikan saat ini…. Oleh karena itu, pancuran atau air hasil saringan harus mengalir untuk meningkatkan kadar oksigen di dalam air bisa juga menggunakan aerator (pompa udara untuk membuat gelembung)

Ikan koi tidak terlalu tahan terhadap suhu dingin. Jadi usahakan untuk menjaga suhu air antara 24 dan 28 derajat Celcius. Menjaga suhu dapat dilakukan dengan beberapa cara, mis. B. di kolam dengan volume air yang tidak terlalu sedikit agar perubahan suhu tidak terlalu ekstrim, atau dengan menambahkan pemanas. Pas suhunya dingin ikan koi bisa tidur dekat heater (pernah pengalaman ikan koi. Yang lucu-lucu sudah mati dan hanya tersisa 2 karena pemanas rusak :(. jikalau shock :(. Karena air shower malah menyembur keluar kolam (bola hiasnya macet), sehingga air kolam berkurang tajam dan heater kurang air dan pecah: (… ..) kalau pilih heater pilih Kamu punya heater dengan kaca tebal, saat ini saya pakai heater dengan kaca tebal, airnya juga sudah tidak ada dan heater tidak pecah :).

Jual Ikan Koi Shusui Yamaju

Kami menjual koi dengan harga yang cukup murah. Untuk pengiriman ke berbagai kota di pulau jawa dan Seluruh Nusantara. Kami melakukan pengiriman dengan kereta api, bus, atau perjalanan. Kami sangat berpengalaman dalam pengemasan dan pengiriman ke seluruh Indonesia menggunakan sistem port-to-port (dari bandara ke bandara tujuan).

Koi sangat suka makan: D Jika kamu gemuk kamu pasti lucu. Jika mendapat makanan yang banyak maka perlu hati-hati membersihkan kotoran yang tidak tersedot oleh filter air. Jika dibiarkan terlalu banyak akan menyebabkan kadar amonia yang tinggi. Jika koi terlalu gemuk maka tidak sebaik orang yang terlalu gemuk: D. Ikan koi biasanya makan 2 kali sehari, pagi dan sore.

Kolam harus memiliki penyaring air…. Air yang cocok untuk ikan koi bukan berarti air terlihat jernih, tetapi air yang bebas amonia, PH cenderung stabil, tidak mengandung zat berbahaya seperti klorin, dan tidak memiliki terlalu banyak mikroba atau jejak tanaman yang membusuk (mis. B. lumut mati), karena akan menyebabkan penyakit jamur.

Penyakit yang paling sering menyerang koi adalah kutu dan parasit, jamur, luka, dan sisik yang terbuka. Jika koi terkena penyakit ini, sebaiknya ikan yang sakit dikarantina (terpisah dari yang sehat, walaupun sudah tertular cara lain). Karantina harus memiliki filter air, pompa udara (aerator) untuk menjaga kandungan oksigen dan pemanas untuk menjaga suhu. Ambil filter air berupa zeolit ​​(zeolit ​​biasanya digunakan untuk mereduksi jumlah amonia dalam air) dan karbon aktif. Gunakan hanya beberapa lapis kapas penyaring. Kemudian gunakan:

KutuBlas  (harga Rp 10.000 per kantong), kantong 3 gram untuk 2000 liter air (kalau di kolam saya dibagi 30 bagian: D, hanya 1 bagian dipakai sekali). Ini hanya digunakan sampai ticknya hilang, durasi terpendek 1 hari sekali dan durasi terpanjang setiap 2 hari. Tidak disarankan untuk sering menggunakannya untuk mencegahnya dengan dosis rendah setidaknya sekali seminggu. Penggunaannya terlebih dahulu dicampur air dalam wadah, diaduk lalu ditambahkan ke kolam. Ini adalah pembunuh kutu terhadap ikan koi (kutu biasanya berada di bawah sisik dan kulit ikan koi). 

Add a Comment

Your email address will not be published.