Jual Ikan Koi Midorigoi

Ikan koi merupakan salah satu ikan hias yang paling populer dan banyak peminatnya di Indonesia. Di Jawa Timur setidaknya ada 3 Pusat yang diajdikan sebagai acuan dalam pengembangan ikan koi dan tentunya merupakan bidang usaha yang cukup besar saat ini yakni berada di Kabupaten Kediri,Blitar,dan Tulungagung. Jual Ikan Koi Midorigoi

Jual Ikan Koi Midorigoi 

Ikan Koi Blitar dan Kediri ini cukup terkenal dengan kualitasnya yang tinggi dan dihargai tinggi oleh banyak orang. Bahkan banyak orang yang rela jauh-jauh ke Blitar untuk belajar membudidayakan ikan koi.

Ikan koi saat ini menjadi primadona bagi semua orang, banyak orang yang ingin memiliki ikan hias ini dan membesarkannya di rumah.

Bahkan dari tahun ke tahun perkembangan pembudidaya ikan koi terus meningkat pesat. Hal ini dikarenakan semakin banyak orang yang tertarik membudidayakan ikan koi karena ikan ini merupakan simbol kecantikan yang sejati.

Kali ini admin akan sedikit menjelaskan tentang Ikan Koi jenis Midori atau dalam bahasa jepang sering dikenal dengan jenis midorigoi. Sebenarnya jenis ikan koi midori ini hampir sama dengan jenis chagoi atau mirip dengan jenis ogon.

Jenis ikan Koi Midorigoi,merupakan salah satu jenis ikan koi yang mempunyai nama unik dan ternyata jenis ini cukup menarik yang bisa di ulik dari ikan ini, yakni pada bagian body serta corak pada tubuhnya yang rata-rata mempunyai warna agak sedikit hijau muda. Jual Ikan Koi Midorigoi

Sedangkan pada bagian punggung,ikan koi jenis midori ini terdapat ada corak seperti tulang rusuk warna hitam. Jenis Koi ini cukup langka ditemukan dan memiliki harga terbilang mahal, bisa puluhan juta rupiah per ekor. Namun secara rata-rata midorigoi di harga Rp. 600.000 per ekor,untuk ukuran 32-37 cm.

Tak hanya soal jenis saja,kali ini admin juga ingin mengajak anda semua untuk belajar dan memahami,tentang cara kerja budidaya ikan koi yang benar dan tentunya dengan proses yang simple.

Langkah Tepat Budidaya Ikan Koi

Dan berikut beberapa hal yang harus dilakukan untuk membudidayakan ikan koi. Harap perhatikan penjelasan di bawah ini.

  1. Pilih ikan Koi

Peran terpenting untuk keberhasilan budidaya ikan Koi adalah pemilihan indukan yang baik dan berkualitas tinggi. Tentunya jika induknya berkualitas tinggi maka kualitas bibit ikan koi yang dihasilkan akan bagus dan bernilai tinggi.

Ciri-ciri ikan koi yang berkualitas harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

Berusia lebih dari 2 tahun

Bentuk tubuh ideal dan tidak kurus.

Pergerakan ikannya agresif dan tidak berhenti.

Sisik ikannya ringan dan tidak berjamur.

Organ tubuh lengkap atau tidak cacat.

Jika Anda masih ragu untuk memilih bibit ikan koi, Anda bisa bertanya pada kerabat yang sudah berpengalaman membudidayakan ikan koi untuk memilihnya. Biasanya harga koi indukan lebih mahal dari pada ikan koi biasa.

  1. Bedakan ikan jantan dan betina

Hal selanjutnya yang perlu diketahui adalah bagaimana membedakan ikan koi jantan dan betina. Berikut perbedaan ikan jantan dan betina:

Ikan koi jantan

Saat Anda meremas anus, Anda memiliki koi jantan yang menghasilkan cairan putih dalam bentuk sperma koi. Namun tentunya hal ini bisa terjadi bila koi jantan sudah cukup umur.

Sentuh pipi ikan koi jantan. Ikan koi jantan cenderung memiliki pipi yang lebih kasar dibanding koi betina. Meski tidak semua ikan koi jantan memiliki pipi yang kasar. Jual Ikan Koi Midorigoi

Ukuran tubuh ikan koi jantan cenderung lebih memanjang dan ramping dibandingkan ikan koi betina.

Perut ikan koi jantan relatif lebih padat dibandingkan dengan ikan koi betina

Sirip koi jantan biasanya sepertiga meruncing

Ikan koi betina

Saat Anda meremas anus milik ikan koi betina, kotoran yang keluar, bukan sperma.

Anda perlu merasakan pipi ikan koi betina. Secara umum ikan koi betina memiliki pipi yang lebih halus dibandingkan ikan koi jantan.

Ikan koi betina cenderung memiliki bentuk tubuh yang lebih bulat dibandingkan ikan koi jantan. Ikan koi betina sekilas berbentuk lebih besar dari pada ikan jantan

Perutnya terasa lebih empuk dibanding ikan koi jantan.

Sirip koi betina biasanya berbentuk bulat seperti kipas.

Saat Anda menyentuh sirip dan tulang rusuk, mereka cenderung lebih halus daripada koi jantan.

  1. Siapkan kolam Ikan Koi

Selain itu, persiapan kolam juga harus diperhatikan dengan baik. Proses budidaya tidak membutuhkan kolam yang besar.

Biasanya ukuran kolam pemijahan sekitar 3 x 6 meter dengan kedalaman 60 cm dan ketinggian air 40 cm. Setelah itu, Anda juga perlu menyiapkan penyedot air dan filter / filter agar air tetap bersih.

Setelah kolam siap, isi dengan air sampai ketinggian 40 cm. Jangan langsung memasukkan ikan setelahnya, tetapi diamkan selama 24 jam.

Siapkan ijuk untuk tempat bertelur, susun ijuk serapi mungkin, tempelkan dengan bambu dan letakkan di samping kolam. Atau bisa juga memanfaatkan tanaman air sebagai tempat telur ikan koi.

  1. Proses pemijahan ikan koi

Setelah kolam disiapkan, masukkan ikan koi yang dimasuki terlebih dahulu oleh induk koi betina. Karena pemijahan biasanya dilakukan pada malam hari, maka masuklah indukan betina pada sore hari.

Ini untuk memungkinkan ikan beradaptasi dengan lingkungannya dan ini untuk meminimalkan stres pada ikan betina. Kemudian setelah 2 sampai 3 jam, selanjutnya masukkan indukan jantan ke dalam kolam pemijahan.

Masukkan 3 sampai 5 indukan jantan. Menggunakan jumlah populasi pembiakan jantan untuk meminimalisir kegagalan pembuahan telur ikan koi yang dilepaskan dari ikan betina.

Pemijahan biasanya terjadi pada pagi hari hingga pagi hari sebelum matahari terbit. Keluarkan indukan dari kolam segera setelah proses pemijahan selesai.

Hal ini dikatakan dapat mengurangi risiko telur ikan koi mati jika diserang atau dimakan oleh induknya. Kemudian biarkan telur menetas.

  1. Induk larva ikan Koi

Telur ikan yang dikeluarkan oleh ikan betina menempel pada ijuk yang telah disediakan di dalam kolam. Cobalah merendamnya di dalam air agar telur bisa hidup dan menetas.

Saat menggunakan media tanam dapat ditambahkan pemberat agar tanaman lebih dalam dan tidak ada telur yang mati karena kekurangan air.

Setelah 2 hari telur akan mulai menetas, namun jika suhu air terlalu dingin, telur dapat menetas lebih lama.

Setelah semua telur menetas, hilangkan media penetasan ijuk atau tanaman air yang dijadikan habitat telur ikan koi.

Makanan yang cocok untuk ikan Koi yang baru berumur 4 hari adalah kuning telur rebus. Jangan memberi langsung, tapi tumbuk dengan air. Jangan berlebihan saat memberi makan ikan koi. Karena akan mencemari kolam.

Selain kuning telur, dapat juga memberikan pakan hidup anakan ikan koi dengan kutu air yang telah disaring. Tentunya pemberian makanan ini tidak akan mencemari air.

Bila ikan sudah cukup besar, secara bertahap tambahkan kutu air yang tidak disaring, atau bisa juga ditambahkan dengan brine shrimp. Pindahkan ikan ke kolam pertumbuhan setelah 3 minggu.

  1. Pembesaran ikan koi

Untuk memelihara ikan, Anda membutuhkan kolam terpisah dengan ukuran yang lebih besar. Besar kecilnya kolam tergantung pada jumlah ikan yang akan ditempatkan di kolam pembesaran.

Biasanya kolam berukuran 3 x 4 meter dengan kedalaman 40 cm bisa menampung 250 sampai 300 ikan koi.