Jual Ikan Koi Kinginrin

Jual Ikan Koi Kinginrin. Ikan koi dikenal sebagai salah satu ikan hias paling populer yang berasal dari dua negara besar, yaitu Tiongkok dan Jepang. Potensi bisnisnya pun menjanjikan.

Bagi masyarakat Jepang sendiri, ikan koi merupakan simbol keberuntungan. Sedangkan bagi masyarakat Tiongkok, ikan koi dijadikan sebagai simbol kekuatan.

Kepercayaan itulah yang menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk memeliharanya. Mengingat di masa pandemi covid-19 ini permintaan akan stok ikan koi cukup tinggi dan akhirnya banyak peternak yang membudidayakan ikan koi sebagai salah satu ikan hias paling laku di Indonesia sejak tahun 1960-an.

Jual Ikan Koi Kinginrin

Pada kesempatan kali ini,admin akan membahas seputar jenis ikan koi khusus nya jenis Kinginrin,yang mana secara sekilas ikan koi jenis ini hampir sama seperti jenis Ogon,yang mempunyai warna kuning cerah,namun akan tetapi masih terdapat perbedaan sederhana antara kedua jenis ini. Baiklah,tanpa berpanjang lebar langsung saja simak ulasan admin dibawah ini tentang Ikan koi Kinginrin.

Secara menyeluruh jenis ikan Koi Kinginrin adalah salah satu jenis yang mempunyai ciri-ciri yang secara spesifik mirip dengan Ikan karper. Sementara untuk kulitnya membawa warna kuning cerah sedikit agak berkilau, ikan koi jenis Kinginrin ini tidak menampakkan warna pucat.

Ikan koi  Kinginrin adalah satu diantara jenis ikan koi yang asal mulanya merupakan hasil dari persilangan antara Koi jenis Ogon dengan Yamabuki. Tubuh ikan koi kinginrin ini cukup dominan dan bahkan mirip dengan ikan karper. Jual Ikan Koi Kinginrin

 Dengan begitu tak heran jika ikan koi jenis Kinginrin ini dibanderol dengan Harga yang cukup mahal yakni Rp. 900.000 per ekornya untuk ukuran 35-38 cm.

Namun,perlu anda ketahui juga bahwa harga tersebut sangat sebanding dengan cara perawatan dan juga memeliharanya,menurut para breeder profesional menjelaskan bahwa Ikan Koi jenis Kinginrin ini agak sulit untuk dibudidayakan,dan tumbuh nya pun sedikit melambat dibandingkan dengan jenis koi pada umumnya.

Maka,dari itu di sela-sela artikel ini admin akan menyuguhkan juga tentang bagaimana cara merawat dan memelihara ikan koi,khusus nya jenis Kinginrin.

Salah satu ilmu dasar dalam budidaya ikan Koi adalah pemilihan induk yang berkualitas. Selain itu, beberapa dasar lain yang harus dipelajari untuk budidaya ikan Koi yang berkualitas dan laris.

  1. Pilih bibit ikan Koi

Ada tiga kunci utama pemilihan benih ikan Koi unggulan berdasarkan corak atau corak warna, gaya renang, dan bentuk tubuhnya.

Dari segi corak, pilih jantan dengan warna bening, kemudian silangkan dengan betina yang memiliki pola hampir sama agar anakan memiliki karakter yang lebih kuat. Jual Ikan Koi Kinginrin

Cara berenang juga menjadi penilaian, ikan koi yang baik berenang seimbang, sehingga perlu berhati-hati dengan ukuran sirip antara kiri dan kanan.

Sedangkan bentuk tubuh ideal ikan koi yang memiliki harga eceran tinggi sudah memiliki formula standar yang bentuknya seperti torpedo, tidak bulat, dan tidak terlalu gemuk.

  1. Siapkan kolam

Ibarat sebuah rumah, kolam ikan harus sesuai dengan habitat aslinya. Agar lebih optimal, ikan koi sebaiknya dibudidayakan di kolam dengan kedalaman antara 50-60 cm dan tinggi ⅔ yang diukur dari kedalaman kolam.

Kolam renang mendapat sinar matahari dengan sirkulasi air yang baik dengan beberapa persiapan khusus yaitu:

Kolam dibiarkan mengering terlebih dahulu untuk membunuh mikroorganisme berbahaya.

Kolam tersebut kemudian diisi dengan air dan didiamkan selama lebih dari 24 jam.

Setelah kolam siap diisi dengan ikan koi pilihan.

Pastikan saluran airnya bertautan agar ikan koi tidak lolos atau terbuang percuma.

Kolam ikan koi disiapkan serat untuk bertelur.

Serat terdiri dari persegi panjang 120 × 40 cm dengan klip bambu.

1 kolam dengan ukuran 3 × 4 dapat menampung hingga 300 ekor ayam.

  1. Pemijahan ikan Koi

Tahap selanjutnya yang tidak kalah pentingnya adalah proses untuk melakukan pemijahan ikan koi. Pemijahan merupakan suatu proses perkawinan antara ikan Koi jantan dan betina. Proses ini ternyata memakan waktu yang cepat hanya dalam satu malam.

Oleh karena itu, perhatian khusus harus diberikan pada saat pemijahan, karena telur yang telah dibuahi, jika tidak disimpan, dapat dimakan oleh induknya sendiri.

Jual Ikan Koi Kinginrin

Setelah itu telur menetas menjadi larva. Kondisi suhu air harus dijaga antara 27 dan 30 derajat Celcius. Telur biasanya diletakkan di kakaban yang direndam dalam air agar telurnya cepat menetas. Jual Ikan Koi Kinginrin

Proses penetasan dan menunggu larva menjadi ikan membutuhkan ketelitian, terutama dalam hal pakan. Waktu prosesnya menggunakan rumus 5 + 5 hari yaitu 5 hari agar larva memiliki cadangan makanan sendiri dan menerima pakan seperti kutu air, kuning telur atau ulat sutera untuk 5 hari berikutnya.

  1. Menjaga kualitas air dan pakan

Ada tiga hal penting dalam menjaga kualitas air: mengganti air minimal seminggu sekali, membatasi populasi ikan di kolam yang sama, dan memperhatikan keasaman air kolam.

Pertukaran air tidak harus dilakukan sepenuhnya, tetapi cukup hanya sekitar 10 persen saja agar ikan tidak cepat stres. Selain itu, ikan menawarkan ruang yang cukup untuk menjadi fleksibel saat berenang. Perlakuannya sangat berbeda dengan pembibitan lele.

Keasaman kolam dapat dihitung dengan pengukur pH. Skala pengukurannya antara 1 dan 14, dengan angka yang paling cocok untuk ikan Koi adalah antara 6,9 dan 8. Salah satu faktornya adalah sirkulasi air yang baik dan keteduhan pada kolam.

Menghitung modal dan keuntungan budidaya ikan koi

Seperti halnya spesies yang berbeda, harga jual ikan koi sangat bervariasi. Harga ikan koi lokal berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp 150.000.

Jadi mari kita hitung berapa modal yang dibutuhkan untuk budidaya ikan koi dan perkiraan keuntungan apa yang bisa didapat.

  1. Modal Awal

Dengan asumsi modal ini harus disediakan untuk memulai bisnis budidaya ikan koi. Beberapa poin yang perlu dipersiapkan adalah sebagai berikut.

 

Pembuatan Kolam dengan rincian biaya mencapai Rp 2 juta.

Sepasang indukan Ikan koi Kinginrin dengan estimasi harga Rp 5 juta.

Satu unit pompa air dengan harga Rp 500 ribu.

Peralatan pendukung lainnya Rp 1,5 juta.

Total dana yang harus disiapkan Rp 9 juta.

 

  1. Modal kerja

Berikutnya adalah modal kerja yang dibutuhkan untuk mendukung proses pertumbuhan. Berikut detailnya.

 

Pakan ikan koi  Rp 500.000

Biaya Listrik selama 1 bulan estimasi sekitar Rp.600.000

Obat dan vitamin ikan koi Rp 400.000

Total dana yang harus disiapkan Rp 1,5 juta.

  1. Hasil penjualan

Harga jual ikan Koi kualitas terbaik dengan ukuran panjang 15 hingga 18 cm diperkirakan bisa mencapai Rp 100.000 hingga 150.000 per ekor. Misalkan satu tanaman bisa menghasilkan 300 ekor.

 

Hasil Penjualan – (Modal Awal + Modal Kerja)

Rp 21 juta – (Rp 9 juta + Rp 1,5 juta = Rp 10,5 juta.

Hasil perhitungan ini merupakan perkiraan kasar dan usaha akan dilakukan secara mandiri dan tanpa tenaga kerja. Tingkat kemenangan tergantung dari jenis ikan koi yang dibudidayakan serta ukuran panjang dan panjang tubuh ikan.