Cara Membuat Kolam Ikan Koi yang Benar

Cara Membuat Kolam Ikan Koi yang Benar. Ikan Koi merupakan salah satu dari sekian banyak jenis  ikan hias yang tentunya memiliki kualitas dari semua aspek dari mulai bentuk tubuh,keindahan ketika ikan ini berenang  dan tentunya saja dengan perpaduan  corak yang dan juga warna indah.

Tak heran jika sekarang ini telah banyak sekali orang yang tertarik untuk memelihara ikan koi ini. Terlebih di masa pandemi sekarang ini tentunya memelihara ikan koi merupakan cara alternatif untuk mengurangi kejenuhan serta juga menjadi ajang bisnis baru buat para pemula.

Cara Membuat Kolam Ikan Koi yang Benar

Jika Anda salah satunya, hal pertama yang harus dilakukan adalah membangun kolam koi yang baik dan layak.

Membangun kolam ikan koi di rumah terdengar sulit dan rumit.

Namun dengan perencanaan yang matang, ditambah kesabaran ekstra, Anda bisa membangun kolam koi yang cantik.

Nah, jangan sampai penasaran, simak cara lengkapnya di bawah ini!

Cara membuat kolam koi, dengan langkah lengkap.

1. Pilih Posisi yang Bagus Dan Sesuai

Saat ingin membuat kolam koi di rumah, pastikan memilih posisi yang paling sesuai.Kolam koi paling baik ditempatkan di area yang teduh, daripada di area yang terkena sinar matahari langsung.Hal ini dikarenakan area yang teduh akan memperlambat pertumbuhan alga di kolam koi.Tak hanya itu, area teduh juga mencegah air kolam menjadi terlalu panas. Selain desainnya, pastikan juga agar posisi kolam mudah dikontrol dari dalam rumah.

Baca Juga: Contoh Desain Kolam Ikan Koi

2. Cara membuat kolam koi selanjutnya adalah dengan menentukan ukuran luas kolam.

Kesalahan paling umum yang dilakukan pemilik koi adalah ukuran kolam yang terlalu sempit.

Untuk ikan koi, ukuran kolam paling standar adalah 5600 liter. Ini mungkin tampak terlalu besar untuk pemula.

Namun perlu diingat bahwa kolam yang terlalu kecil justru akan mengganggu pertumbuhan ikan koi.

3. Perhatikan sirkulasi air dan bakteri probiotik.

Bagian lain dari membangun kolam koi yang tidak dapat dipisahkan adalah sirkulasi air dan bakteri probiotik yang dikandungnya.

Bakteri probiotik membuat ikan koi tetap hidup.

Bakteri ini biasanya bercampur dengan dekorasi bertingkat di kolam.

Untuk itu, sangat penting menjaga sirkulasi air dan bakteri di dalam kolam.

Cara Membuat Kolam Ikan Koi yang Benar

4. Tutupi lubang yang baru digali dengan liner

Setelah anda sudah selesai menggali lubang untuk membuat kolam, maka langkah selanjutnya adalah menutup lubang tersebut dengan bantuan liner.

Jika ingin merubah bentuk kolam ikan, pilih karet fleksibel atau liner plastik yang bisa dipotong atau dicetak sesuai dengan bentuk kolam agar bentuk kolam bisa unik.

Liner karet juga lebih tahan terhadap paparan sinar matahari daripada liner plastik.

5. Cara membuat kolam koi selanjutnya adalah dengan memasang pompa air

Selanjutnya saatnya memasang pompa air di kolam.

Pastikan juga bahwa pompa yang anda pilih memiliki daya watt atau daya energi yang cukup untuk ukuran kolam.

Pastikan juga pompa diletakkan satu atau dua inci dari dasar kolam agar tidak menyerap sedimen.

6. Pasang filter air, cara terpenting membangun kolam koi

Filter seperti jantung dari kolam ikan.

Ini karena filter menjaga air tetap bersih dan sehat untuk ikan.

Banyak orang yang salah mengambil langkah karena memilih untuk memaksimalkan desain kolam, namun mengabaikan bagian filter kolam.

Faktanya, filter kolam memiliki banyak fungsi.

Sebagai filter mekanis untuk membuang limbah di kolam dan sebagai filter biologis yang mengubah amonia yang dihasilkan ikan menjadi nitrit yang tidak berbahaya.

7. Tambahkan bebatuan dan tumbuhan

Setelah selesai dengan filter, saatnya menambahkan bebatuan dan tanaman ke kolam.

Jangan gunakan dekorasi palsu yang dapat membahayakan ikan Anda.

Gunakan batu halus di bagian bawah dan samping, agar ikan koi tidak terluka oleh bebatuan yang tajam.

Dengan cara yang sama dengan tanaman, kolam yang sehat biasanya akan mengembangkan lapisan ganggang hijau inch inci di semua dinding bagian dalam kolam.

Cara Membuat Kolam Ikan Koi yang Benar

8. Taruh Ikan koi di kolam

Saat semuanya sudah siap, maka sudah saat nya untuk anda menambahkan ikan koi ke dalam kolam. Namun, tentu saja ada aturan tertentu yang wajib anda pahami dan anda lakukan yakni untuk benar-benar memastikan kolam tersebut benar-benar siap.

Biarkan air ini nantinya akan cepat bersirkulasi dan mengumpulkan senaywa berupa sedimen.

Jika air masih tertahan, Anda harus menunggu beberapa minggu sebelum menambahkan koi.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat membuat kolam ikan

Boleh dibilang, membuat kolam koi adalah urusan yang rumit. Jika Anda melakukannya dengan sembarangan, bisa dipastikan kolam tidak akan berfungsi dengan baik dan koi Anda mungkin tidak merasa seperti berada di dalamnya. Oleh karena itu, tentunya hal ini sangat penting bagi anda untuk mengetahui secara pasti tentang beberapa aspek penting sebelum membuat kolam ikan koi.

Faktor yang perlu mendapat perhatian cukup beragam, dari yang cukup sederhana seperti pemilihan lokasi dan ukuran hingga masalah yang kompleks seperti pengaturan pH air. Berbagai faktor ini sangat penting, apalagi jika Anda ingin serius merawat ikan koi hias agar hewan peliharaan Anda bisa tumbuh dengan baik.

Meski kedengarannya rumit, Anda tidak perlu khawatir karena segala sesuatunya akan menjadi lebih mudah setelah Anda selesai.

Tips Pembuatan Kolam Ikan Koi Sederhana 

Pemilihan Lokasi pembuatan Kolam Ikan Koi

Sebelum memutuskan untuk membangun kolam koi, Anda harus menentukan dulu lokasi pembuatannya. Ini mungkin tampak sepele, tetapi pilihan lokasi memainkan peran besar dalam hasil akhir. Tergantung lokasinya, Anda bisa membuat kolam koi di luar ruangan atau di dalam ruangan.

Kolam koi indoor dan outdoor membutuhkan sinar matahari yang cukup. Dengan memperhatikan jumlah sinar matahari yang tepat yang diterima ikan, ikan koi Anda akan tumbuh dengan baik dan tidak akan mudah terserang penyakit. Pilih tempat yang terkena sinar matahari, tetapi tidak terlalu panas, karena juga tidak baik untuk ikan.

Sebaliknya, kolam yang tidak mendapatkan intensitas cahaya yang cukup akan mudah tertutup alga dan lumut. Kedua hal ini tentunya tidak baik bagi perkembangan ikan karena air tambak lebih cepat kotor dan perkembangan ikan akan terganggu.

Jika Anda berencana membuat kolam koi minimalis di dalam ruangan, pastikan kolam menerima sinar matahari minimal 3 jam sehari. Jika sinar matahari tidak tersedia, Anda bisa lebih pintar dengan memasang lampu pijar untuk menggantikan sinar matahari. Cara ini cukup efektif untuk menjaga kesehatan ikan koi.

Sistem filtrasi Kolam Ikan Koi

Sistem filtrasi di dalam kolam ikan koi merupakan suatu aspek yang teramat penting dalam tahap awal pembuatan kolam koi. Penataan filter kolam koi yang tepat dapat memastikan bahwa ikan Anda mendapatkan suplai oksigen yang cukup untuk kelangsungan hidupnya. Karena kotoran ikan mengandung amonia yang beracun bagi ikan, maka diperlukan sistem filtrasi untuk menghilangkan amonia tersebut dan menggantinya dengan oksigen yang bermanfaat bagi ikan.

Untuk menyediakan sistem filtrasi yang sesuai, Anda dapat memilih di antara dua jenis filter. Jenis pertama adalah filter mekanis yang dapat mengalirkan air ke dalam wadah. Wadah berisi berbagai media filter seperti keriki, pasir, busa, kapas, dll. Media filter berfungsi untuk membersihkan air dan memperkaya kandungan oksigen di dalamnya.